
Pernah keluar zona dan melupakan semua cara sehat untuk makan apa yang diinginkan?
Atau melewatkan gym setelah bertekad untuk meningkatkan aktivitas?
Jangan menyalahkan diri sendiri karena kurangnya kemauan atau tekad. Hal yang diperlukan mungkin hanya pengingat untuk melakukan kebiasaan dan seberapa besar keinginan akan perubahan yang terjadi.
Jadikan pemikiran tersebut tak terlupakan dengan “Pemicu”…
Kata “pemicu” seringkali menggambarkan sesuatu yang berawal dari perilaku yang tidak sehat. Ketika teman latihan mengubah waktu gym, itu memicu untuk melewatkannya. Ketika khawatir tentang orang tua yang sakit, itu membuat makan berlebihan.
Tetapi “pemicu” juga bisa menjadi dorongan untuk melakukan sesuatu yang ingin dilakukan.
Berbagai macam “pemicu” dapat diatur, seperti: alarm, catatan, pesan teks. “Pemicu” yang baik adalah sesuatu yang diperhatikan dan berhubungkan dengan apa yang ingin dilakukan. Waktunya pun perlu diatur agar bertepatan dengan tindakan yang ingin diambil. “Pemicu” akan lebih berhasil ketika itu adalah sesuatu yang bersifat pribadi.
Berikut adalah beberapa contoh sebagai referensi…
Kebiasaan: Berjalan kaki setiap pagi.
Pemicu: Letakkan sepatu kets di samping tempat tidur pada malam sebelumnya. Melihat sepatu terlebih dahulu akan memberi isyarat untuk mengikat tali dan mulai bergerak.
Kebiasaan: Perbanyak minum air putih.
Pemicu: Atur alarm agar berdering setiap 2 jam untuk mengosongkan dan mengisi ulang gelas.
Kebiasaan: Gunakan gym atau treadmill di rumah.
Pemicu: Letakkan pengatur waktu pada lampu di dekat treadmill untuk menyala ketika tiba saat untuk menggunakannya.
Kebiasaan: Berolahragalah lebih banyak dengan anjing.
Pemicu: Tautkan dengan hal lain yang sudah dilakukan. Misalnya, ketika membuka pintu depan di rumah, jadikan itu pengingat untuk bermain lempar tangkap dengan anjing.
Kebiasaan: Lakukan peregangan sebelum tidur.
Pemicu: Biarkan sentuhan pertama sikat gigi ke gigi mengingatkan untuk melakukan kebiasaan.
Kebiasaan: Membuat pilihan makanan sehat.
Pemicu: Ikat busur warna-warni yang menarik di lemari es untuk menyentak agar tidak membuat pilihan makanan yang tidak sehat. (Letakkan satu di remote TV untuk membatasi waktu melihat layar.)
Sumber:
- WebMD, How to Keep Healthy Habits in Mind
- Image by RoonZ-nl from Pixabay